Dewa United Esports Rilis Daftar Pemain untuk MPL ID Season 18
Dewa United Esports resmi mengumumkan roster untuk MPL ID musim ke-18. Langkah ini menjadi sinyal persiapan tim jelang kompetisi Mobile Legends tingkat tertinggi di Indonesia.
Topic
10 articles
Dewa United Esports resmi mengumumkan roster untuk MPL ID musim ke-18. Langkah ini menjadi sinyal persiapan tim jelang kompetisi Mobile Legends tingkat tertinggi di Indonesia.
Dewa United Esports resmi mengumumkan roster pemain untuk Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) musim ke-18. Pengumuman ini menandai langkah awal tim dalam mempersiapkan kompetisi esports Mobile Legends di level tertinggi.
Dewa United Esports mengumumkan enam pemain untuk Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) musim ke-18. Tim juga mempertahankan Coach Right, dengan tambahan asisten pelatih Link dan analis Laufeyson.
Dewa United Esports telah merilis komposisi untuk MPL ID Season 18 dengan mempertahankan lima pemain lama. Langkah ini menunjukkan fokus tim pada stabilitas chemistry sekaligus pembaruan strategi menjelang kompetisi.
Dewa United Esports telah merilis daftar pemain untuk MPL ID musim ke-18. Pengumuman ini menandai persiapan tim untuk menghadapi kompetisi Mobile Legends paling bergengsi di Indonesia.
Dewa United Esports telah merilis daftar pemain untuk MPL ID musim ke-18. Berikut susunan roster yang akan bersaing di salah satu liga esports Mobile Legends terpopuler di Indonesia.
Indonesia berhasil mengamankan tempat di Grand Final MLBB Esports Nations Cup 2026. Berikut daftar roster yang dipakai dan konteks penting di balik pencapaian tersebut.
Esports Foundation (EF) mengumumkan roster resmi dan 16 tim penerima undangan langsung menuju Grand Final Esports Nations Cup 2026. Indonesia masuk sebagai salah satu unggulan lewat ENC Rankings, dengan daftar pemain Yazukee, Arfy, alekk, Lutpiii, dan S A N Z.
ENC 2026 telah mengumumkan roster untuk turnamen Honor of Kings, dan Indonesia dilaporkan menerima undangan. Pengumuman ini menandai perkembangan penting bagi ekosistem esports Honor of Kings di kawasan Asia Tenggara.
ONIC Esports—yang dikenal sebagai “Landak Kuning”—berhadapan dengan kehilangan sosok kunci yang disebut sebagai “Duri Tajamnya”. Perubahan ini berpotensi mengubah dinamika permainan, strategi, dan performa tim dalam kompetisi.